FO

Fairytale of New York (feat. Kirsty MacColl) - The Pogues Lirik & Terjemahan

Christmas ⏱ 4:32 1987
📸 Rindu 😢 Melankolik 🪞 Reflektif 😍 Romantis 🥲 Pahit Manis 🤞 Penuh harapan
🎵

Loading Apple Music...

Fairytale of New York (feat. Kirsty MacColl) (Lirik Asli & Terjemahan)

Lirik Asli
Terjemahan Bahasa Indonesia
It was Christmas Eve, babe
Malam Natal, sayang
In the drunk tank
Di sel mabuk
An old man said to me
Seorang pria tua berkata padaku
"Won't see another one"
"Tak akan melihat yang lain lagi"
And then he sang a song
Lalu dia menyanyikan sebuah lagu
The Rare Old Mountain Dew
The Rare Old Mountain Dew
I turned my face away
Aku memalingkan wajahku
And dreamed about you
Dan bermimpi tentangmu
Got on a lucky one
Beruntung sekali
Came in eighteen to one
Datang dengan peluang delapan belas banding satu
I've got a feeling
Aku punya firasat
This year's for me and you
Tahun ini untukku dan kamu
So happy Christmas
Jadi selamat Natal
I love you, baby
Aku mencintaimu, sayang
I can see a better time
Aku bisa melihat waktu yang lebih baik
When all our dreams come true
Saat semua impian kita menjadi nyata
They've got cars big as bars, they've got rivers of gold
Mereka punya mobil sebesar bar, mereka punya sungai emas
But the wind goes right through you, it's no place for the old
Tapi angin menerobosmu, itu bukan tempat untuk yang tua
When you first took my hand on a cold Christmas Eve
Saat pertama kali kau menggenggam tanganku di malam Natal yang dingin
You promised me Broadway was waiting for me
Kau berjanji Broadway menungguku
You were handsome
Kau tampan
You were pretty
Kau cantik
Queen of New York City
Ratu Kota New York
When the band finished playing they howled out for more
Saat band selesai bermain mereka meneriakkan permintaan lagu lagi
Sinatra was swinging
Sinatra sedang bergoyang
All the drunks they were singing
Semua orang mabuk bernyanyi
We kissed on the corner then danced through the night
Kita berciuman di sudut lalu menari sepanjang malam
The boys of the NYPD choir were singing Galway Bay
Para pemuda paduan suara NYPD menyanyikan Galway Bay
And the bells were ringing out for Christmas day
Dan lonceng berbunyi untuk hari Natal
You're a bum, you're a punk
Kau pengemis, kau punk
You're an old slut on junk
Kau pelacur tua yang kecanduan narkoba
Lying there almost dead on a drip in that bed
Berbaring hampir mati dengan infus di ranjang itu
You scumbag, you maggot
Kau bajingan, kau belatung
You cheap lousy faggot
Kau banci murahan dan jelek
Happy Christmas your arse
Selamat Natal pantatmu
I pray God it's our last
Aku berdoa Tuhan ini yang terakhir
The boys of the NYPD choir still singing Galway Bay
Para pemuda paduan suara NYPD masih menyanyikan Galway Bay
And the bells are ringing out for Christmas day
Dan lonceng berbunyi untuk hari Natal
I could have been someone
Aku bisa saja menjadi seseorang
Well, so could anyone
Nah, siapa saja bisa
You took my dreams from me
Kau mengambil mimpiku dariku
When I first found you
Saat aku pertama kali menemukanmu
I kept them with me, babe
Aku menyimpannya bersamaku, sayang
I put them with my own
Aku menyatukannya dengan mimpiku sendiri
Can't make it all alone
Tak bisa melakukannya sendiri
I've built my dreams around you
Aku membangun mimpiku di sekitarmu
The boys of the NYPD choir still singing Galway Bay
Para pemuda paduan suara NYPD masih menyanyikan Galway Bay
And the bells are ringing out for Christmas day
Dan lonceng berbunyi untuk hari Natal

Ringkasan Lagu

Lagu "Fairytale of New York" dari The Pogues mengisahkan tentang kisah cinta yang penuh liku antara dua orang yang hidup di tengah kerasnya kehidupan kota New York, terutama saat musim Natal. Ceritanya dibawakan dengan nuansa nostalgia dan melankolis, di mana sang narator mengenang masa lalu yang penuh harapan dan impian yang pernah mereka rajut bersama. Namun, kenyataan hidup yang keras dan penuh kekecewaan membawa mereka pada perasaan sedih dan penyesalan. Emosi yang dihadirkan sangat kompleks, karena di satu sisi ada cinta dan harapan yang masih terpatri, tapi di sisi lain ada rasa sakit akibat kegagalan, kecanduan, dan konflik yang menghancurkan hubungan mereka. Liriknya menggambarkan pergulatan batin antara keinginan untuk tetap bersama dan kenyataan pahit yang memisahkan. Lagu ini juga mengangkat tema tentang mimpi yang hilang dan kesulitan hidup di kota besar yang tak selalu seindah yang dibayangkan. Meski penuh dengan kesedihan dan kekecewaan, lagu ini tetap menyisipkan secercah harapan dan kehangatan Natal, yang membuatnya terasa sangat manusiawi dan menyentuh. Suasana yang tercipta mengajak pendengar untuk merenung tentang kehidupan, cinta, dan bagaimana kita menghadapi kegagalan serta kehilangan dalam perjalanan hidup. Lagu ini cocok untuk didengarkan saat momen refleksi, terutama di waktu Natal yang biasanya penuh dengan kenangan dan harapan baru.

Skor Mood

  • 🙂 Senang
    2/10
  • ❤️ Cinta
    6/10
  • 😔 Sedih
    8/10
  • 😠 Amarah
    3/10
  • 🥹 Kenangan
    9/10

Tema

❤️ Cinta 😔 Menyesali 💊 Kecanduan 🏖️ Hari libur 🏙️ Kehidupan perkotaan

Penggunaan

🤫 Malam yang tenang 🤔 Momen reflektif 🤔 Introspeksi liburan 🌃 larut malam 👂 Mendengarkan secara emosional